Cerita Dewasa Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy

Cerita Dewasa Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy

Cerita Dewasa Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy. “Laptop, bahan materi, HP, dompet, rokok,,, OK clear!!” begitu kataku sambil merapikan isi ransel dan beranjak menuju garasi. Sampai di garasi, aku baru ingat kalau salah satu ban mobilku kempes sejak 3 hari yang lalu. Dan akhirnya, aku memutuskan pergi dengan motor meskipun sepertinya akan turun hujan. Malam ini aku ada janji dengan dosen pembimbing TA ku.

Aku adalah seorang mahasiswa angkatan tua. Sudah 7 tahun aku kuliah sampai-sampai dosen pembimbing TA ku diganti karena harus melanjutkan study keluar negeri. Sisi baiknya, sang dosen pengganti adalah seorang wanita cantik yang mungkin usianya hanya terpaut 2-3 tahun dari umurku. Maklum lah, aku sendiri sudah berumur 25 tahun saat ini. Bu Chintya, begitulah kami biasa memanggilnya. Seorang wanita muda yang tak hanya cerdas dan penuh kharisma namun juga cantik dan modis. Beliau resmi mengajar di fakultas kami baru 1 semester.

Tapi dengan berjuta keanggunan itu, tak heran jika beliau langsung dikenal & dikagumi oleh seluruh penghuni kampus. Minggu ini, Bu Chintya cuti sakit. kabarnya gejala thypus yang disertai maag. Suatu berita yang sangat buruk bagi kelas yang diajarnya, karena selama beliau cuti, tentu saja anak-anak tidak bisa bertatap muka dengan bu dosen yang katanya menjadi semangat belajar mahasiswa. Tapi hal ini lain bagi mahasiswa TA bimbingan Bu Chintya.

Kemarin pagi Bu Chintya mengirimkan e-mail yang mempersilahkan seluruh mahasiswa bimbingannya mengirimkan pekerjaan masing-masing via e-mail, kemudian beliau menjadwalkan kami untuk bimbingan di rumahnya selama beliau cuti. Sungguh seorang dosen yang sempurna. Cantik, cerdas dan penuh integritas. *** “blok C3 nomer 21”, begitu aku membaca kembali sms yang berisi alamat Bu Chintya. Tak terasa aku telah sampai di perumahan Griya Pesona, dan tinggal 1 blok lagi aku telah sampai di kediaman beliau.

“sebelah kiri jalan, gerbang merah maroon”, kataku dalam hati sambil memarkirkan motorku didepannya. Rumah itu tidak terlihat megah, tapi terlihat sangat rapi. Kombinasi warna lampu tamannya terlihat sangat menarik dimataku. Dan seolah tidak ingin membuang-buang waktu lagi, aku bergegas memencet bel dibalik gerbangnya. “selamat malam” begitu sambut sosok pemilik rumah yang sudah kukenal baik itu. Dan tak lama kemudian, kami sudah duduk berhadapan di ruang tamu yang ukurannya juga tidak terlalu luas. Malam itu Bu Chintya mengenakan atasan tanpa lengan berwarna hitam, dengan bawahan celana ketat berwarna abu-abu. Sungguh padu padan yang pas sekali, terlihat sexy tetapi tidak menyirnakan keanggunannya. Sangat cantik.

“kamu tadi tidak kehujanan kan?” tanyanya membuka pembicaraan. “tidak Bu. Ibu sudah sehat?” kataku basa-basi “ah, saya sebenarnya juga tidak merasa sakit kok” jawabnya sambil tersenyum dan menyalakan netbook-nya. “Dhimas Perdana, 04XXXXX, betul kan?” katanya sambil membuka file pekerjaanku, dan aku pun mengangguk meng-iya-kan. “nah, saya harus mengatakan kepadamu bahwa kamu selalu mengulang kesalahan yang sama. Sekarang kamu baca hasil pekerjaanmu dan silahkan bertanya kalau ada yang belum paham” katanya sambil memutar netbook berisi draft TA yang penuh coretan-coretan highlight itu kearahku “seperti yang sudah saya katakan kemarin, sebaiknya tulisanmu jangan bertele-tele.

Gunakan sumber materi yang valid dan jangan menuliskan pendapatmu sendiri kedalam dasar teori. Kalau kamu ingin mengutip, blablabla…” Begitulah Bu Chintya menelanjangi hasil kerjaku seolah semua yang kukerjakan penuh kesalahan. Sekilas aku melirik wajah cantik yang penuh ekspresi itu, dan memang semua yang dikatakanya tidak salah. “maaf Bu, kalau mengenai paragraf ini, kira-kira yang salah bagian mana?” kataku sedikit memotong pembicaraannya sambil menghadapkan netbook itu kearahnya “nah, kalau yang ini mengenai penggunaan kalimatnya. Kalimat ini mengandung makna yang sama persis dengan bagian ini,” begitu katanya sambil menyorot beberapa kalimat dibawahnya “maaf bu, boleh saya duduk disitu, soalnya dari sini kurang jelas” begitu sahutku sambil menunjuk bangku panjang yang diduduki Bu Chintya “ya silahkan” katanya sambil menggeser posisi duduknya. Dan akhirnya malam itu kulewati dengan duduk bersanding Bu Chintya sambil mendengarkan ceramahnya.

Malam minggu, hujan gerimis mulai turun, dan duduk bersanding Bu Chintya. “What a perfect weekend” begitu kataku dalam hati. Dan tentu saja kalimat-kalimat yang terdengar dari bibir tipis itu tidak sepenuhnya lagi kusimak. Aku lebih memperhatikan gerak bibirnya dari belakang sambil menikmati kecantikannya parasnya. “ada pertanyaan lagi?” katanya mengakhiri penjelasannya “ehm, tidak bu” jawabku cepat “kamu ini sebenarnya sudah paham, tapi kurang serius saja menulisnya. Tolong yang serius yak,, kasihan penelitianmu. Kabarnya TA ini sudah 4 semester tidak kamu kerjakan ya?” “hehe,, kan yang 1 tahun cuti Bu.. jawabku sekenanya” “apa bedanya??? Ya pokoknya saya harap semester ini kamu selesaikan. Kalau tidak, silahkan cari pembimbing lain saja” kata Bu Chintya dengan nada tegas.

“ngomong-ngomong kamu mau minum apa? Saya buatkan kopi sambil nunggu hujan reda ya?” kata Bu Chintya sambil beranjak berdiri “What a super perfect weekend!! Sekarang malah acara ngopi bersama Bu Chintya ” begitu kataku dalam hati dengan polos. Dan satu hal lagi kusadari ketika Bu Chintya beranjak menuju dapur. Tampak jelas ketika beliau lewat didepan mataku, celana abu-abunya mencetak jelas belahan pantatnya. “masa’ Bu Chintya gak pake CD yak??” begitu kira-kira pikiran jorokku tiba-tiba muncul dan segera kutepis jauh-jauh. Beliau termasuk dosen yang kuhormati, so, sepertinya tidak pantas kalau aku berpikiran yang aneh-aneh seperti itu

“Ngomong-ngomong, kamu asli mana dim?”.. tiba-tiba Bu Chintya sudah muncul lagi membuyarkan lamunanku. “Katanya kamu buka usaha konveksi ya?” lanjutnya sambil meletakkan cangkir kopi didepanku “Iya bu. Usaha clothing kecil-kecilan. Saya asli Surabaya Bu. Kalau Ibu asli mana?” kataku menanggapi. “Saya kecil di Medan, tapi sudah pindah sini sejak kuliah S1 dulu. Katanya usaha clothing kamu sudah kirim kemana-mana ya??? memang mahasiswa kalau sudah kenal duit biasanya jadi susah lulus.” sahutnya sambil tertawa kecil. Dan akhirnya malam itu kami lewati dengan pembicaraan-pembicaraan ringan tentang bisnis yang sedang kujalankan, tentang hobby kami, tentang keluargaku, tentang keluarga Bu Chintya, dll.

Ternyata Bu Chintya adalah anak bungsu dari 3 bersaudara. Kedua kakak laki-lakinya sudah berumah tangga. Ayahnya adalah orang Medan, seorang pejabat militer dan ibunya seorang keturunan Belanda. Kedua orang tua Bu Chintya bercerai sejak beliau duduk di SMU, oleh karena itu, Bu Chintya memutuskan untuk tinggal sendiri di rumah ini, sejak beliau lulus SMU dulu. “Ngomong-ngomong, hujannya tambah deras dim, kamu tunggu disini dulu saja sampai reda. Saya mau masuk dulu sebentar” kata Bu Chintya sambil menengok kearah jam yang tergantung disudut ruangan “eh, sudah malam Bu. Sudah setengah 10.

Mending saya nekat saja, daripada nanti tambah malam. Kayanya hujanya juga ndak bakal berhenti” begitu jawabku sambil melihat memasukkan laptopku “ya kalau hujanya ndak berhenti kamu nginep disini saja ndak pa pa” sahut Bu Chintya sambil tersenyum menirukan gaya bicaraku “ya kalau saya nginep nanti bisa dimasa tetangga Bu” begitu sahutku dengan nada bercanda “siapa yang mau ngeroyok kamu?” sahut Bu Chintya cepat. “Saya tidak bercanda kok dim. Kamu bisa disini dulu kalau kamu mau.

Daripada kamu hujan badai nekat”. begitu sahut Bu Chintya. Jawabanya singkat, tapi cukup menegaskan bahwa dia tidak bercanda. “bagaimana? Kalau mau nekat hujan-hujan tidak apa-apa. Saya tidak bisa melarang kamu, tapi kalau mau nunggu hujan dulu juga tidak apa-apa. “eh, saya nunggu hujan dulu saja bu” jawabku sambil tetap merapikan laptopku. “OK, saya masuk dulu ya. Soalnya disini banyak angin. Nanti kalau hujannya belum reda silahkan istirahat disini, anggap saja rumah sendiri. Jangan lupa motormu dimasukkan” begitu kata Bu Chintya sambil tersenyum “iya Bu”, begitu jawabku singkat.

Aku sendiri tidak habis pikir. Bagaimana bisa seorang Bu Chintya menawarkan aku untuk tidur disini. Biarpun aku tidur diteras sekalipun, apakah layak seorang mahasiswa sepertiku tidur dirumah seorang dosennya? Apakah ini suatu jebakan? Jangan-jangan ada konspirasi atau rencana khusus dari pihak kampus, atau apapun itu. Begitulah pikiranku muluk-muluk, dan ternyata hujan tak kunjung reda. Sementara hujan angin semakin deras, akupun memutuskan memasukkan motorku dan menutup pintu depan.

Bukan karena aku memutuskan untuk menginap, tapi angin diluar tambah kencang dan air hujan tertiup masuk ke ruang tamu. “Nanti kalau reda baru balik deh” begitu kataku dalam hati Setelah menutup pintu, aku bergegas masuk kedalam mencari Bu Chintya, bukan pula karena aku ingin tidur dirumahnya, melainkan aku ingin ke toilet mencuci kaki sambil buang air kecil Ternyata Bu Chintya berada didalam kamarnya. Aku mendengar suara beliau menonton TV sambil tertawa kecil. Dan aku pun bergegas mendekat dan mengetuk pintu kamarnya yang memang terbuka. “Eh dimas, gimana? Jadi mau nginep? Masuk dim” sahut beliau sambil tetap menyimak TV-nya. Tubuhnya terbaring diatas spring bed yang cukup lebar, sementara selimut tebal yang tampaknya sangat hangat menutup hingga bahunya.

“eh tidak Bu, saya mau ke toilet” begitu jawabku “ya silahkan” sahutnya cepat. “pakai yang didalam saja ya, soalnya yang diluar tidak ada sabunnya. saklarnya ada disamping pintu” lanjutnya sambil menunjuk ke salah satu sudut kamarnya Dengan sedikit canggung, akhirnya aku masuk dan pipis di kamar mandi di kamar Bu Chintya. Padahal tadi aku mau buang air di toilet belakang. Tidak enak kan kalau masuk rumah sampai ke belakang tanpa bilang. Rasanya agak rikuh juga buang air di kamar mandi Bu Chintya, apalagi yang punya kamar sudah berbaring nyaman ditempat tidurnya.

“pintu depan sudah ditutup?” begitu tanyanya begitu aku keluar dari kamar mandi, sambil tetap menyimak tayangan TV yang tergantung disisi kanan kamar “ehm, sudah Bu” begitu jawabku canggung “ya sudah, itu acaranya bagus lho. Kalau kamu perhatikan bisa jadi masukan buat TA-mu” katanya sambil membesarkan volume TV “ini tentang budaya Jepang jaman PD 2, ini bisa jadi referensi blablabla..” begitu lanjutnya menerangkan. Aku sendiri hanya bisa melihat tayangan TV itu dari depan pintu kamar mandi, dan bingung harus bagaimana. Mati gaya banget lah “Heh, mau sampe kapan berdiri disitu?” Bu Chintya segera berseru dengan tanggap.

Sepertinya beliau tahu kalau aku berdiri disitu dengan canggung. “ngapain bengong disitu??”, lanjutnya sambil menggeser posisi tidurnya. Dengan bahasa tubuh seperti itu, aku menangkap bahwa beliau menginginkan aku beranjak ke tempat tidurnya. Atau setidaknya, duduk disitu lah. Dan, dengan sedikit salah tingkah aku pun mendekat dan duduk diseberang tempat Bu Chintya berbaring. Tepatnya dibelakang Bu Chintya yang sedang asyik memperhatikan TV nya. Sesaat kami pun terdiam. Aku benar-benar merasa canggung berada disini. Aku juga tidak tahu harus memulai pembicaraan dari mana, aku benar-benar merasa aneh dan mati gaya. Aku berada dikamar Bu Chintya, seorang dosen yang menjadi idola di kampus, atau mungkin idola di universitas!!! ckckck “nih bantalmu” begitu kata Bu Chintya sambil mengulurkan sebuah bantal kepangkuanku.

Tampaknya beliau tahu bagaimana aku merasa aneh dan tidak tahu harus bagaimana. Dan dengan bantal yang yang diulurkan padaku itu, aku malah tambah bingung harus bagaimana. Aku tambah salah tingkah dan tetap diam “kurang besar apa dim? atau kamu mau pakai bantal saya saja?” katanya sambil tertawa ringan dan menggeser bantal panjang berwarna putih yang menopang wajah cantiknya. “eh” aku tambah bingung dengan kalimat terakhirnya, dan aku masih tak bisa menyahut apa-apa, sekalipun aku tahu maksud beliau adalah mempersilahkan aku tiduran disitu “ehm, maksud Ibu, saya tidur disini?” kataku terbata.

Seolah aku bingung mau menyahut apa “apa kamu mau tidur di garasi? Sepertinya kasur saya masih sisa banyak kalau cuma kamu tiduri” sahutnya sambil tersenyum Dan sekali lagi aku sangat tidak percaya dengan kata-katanya. Aku tidak percaya dengan telingaku sendiri. Namun aku tetap mengerti apa yang dimaksud dan segera berbaring sambil tetap menyaksikan tayangan TV yang tergantung didepan Bu Chintya.

Cerita Seks Terbaik Sesaat kemudian, nampak acara TV yang kusaksikan dengan canggung itu hampir selesai, dan tiba-tiba suara Bu Chintya kembali memecah kecanggunganku “lampu besar saya matikan saja ya dim, saya tidak bisa tidur kalau terlalu terang” Dan tanpa banyak berkata lagi, beliau langsung beranjak turun dari tempat tidur, dan aku benar-benar tidak percaya dengan apa yang kulihat. Dibalik selimut itu, Bu Chintya masih mengenakan atasan berwarna hitam yang tadi dikenakannya, tetapi ternyata beliau tidak lagi mengenakan celana abu-abunya. Sebagai gantinya, seutas tali G string hitam terselip diantara belahan pantatnya. Terlihat jelas pantat yang halus dengan paha yang mulus itu bergerak menuju pintu kamar, dimana saklar lampu berada. OMG!!! I can’t believe what i’ve see. Setelah mematikan lampu, Bu Chintya berjalan kearah tempatku berbaring, dan melewatiku yang ternganga dan sibuk mengalihkan pandangan.

Beliau berjalan menuju kekamar mandi yang terletak tepat dibelakangku, tepatnya diatas kepalaku. Tampaknya beliau menggosok gigi, beliau sedang bersiap-siap untuk tidur. Bu Chintya hanya dengan G-string hitam menutupi bagian bawahnya, oh My God, I cant realized what I’ve see. Dan G-string itu menjawab misteri belahan pantat yang terlihat jelas dibalik celana abu-abu tadi. Ternyata Bu Chintya tadi mengenakan G-String didalamnya. Dan apakah aku bermimpi saat ini? Aku tidak tahu, aku tidak mau tahu. Dan dengan cepat aku menyusupkan kakiku dibalik selimut. Andaikan ini mimpi, sungguh aku berharap aku tidak terbangun dari tidurku. “Sebenarnya saya tidak suka celana jeans diatas tempat tidur dim” tiba-tiba Bu Chintya sudah berdiri lagi disamping tempatku berbaring, tepatnya disamping kepalaku.

Tapi karena sudah terlanjur ya tidak apa-apa” begitu lanjutnya sambil berjalan mengelilingi tempat tidur, dan kembali menyusupkan kedua kaki jenjangnya kedalam selimut dan berbaring sambil memindah chanel televisi. Beliau tampak beberapa kali memindah saluran, tapi sepertinya tidak ada yang menarik baginya. Kini dia berbaring membelakangiku, menghadap sisi dimana televisi LCD 32” itu digantungkan.

Dan dengan segenap jiwa, aku mencoba memberanikan diri membuka pembicaraan. Aku anggap saat ini sebagai sebuah mimpi, so, its free to me to speak up!!! “ehm, Ibu suka John Lennon?” begitu kalimat pembuka yang otomatis kuucapkan ketika melihat Bu Chintya berhenti memencet-mencet remotenya pada salah satu channel music “yakk, i love The Beatles, dan tolong berhenti memanggil saya Ibu” begitu ujarnya tegas “kalau nggak boleh panggil Ibu, terus saya harus panggil gimana ni bu?” “ya terserah kamu mau panggil gimana. Yang pasti disini kan bukan dikampus, kalau kamu panggil aku Ibu, kok kesannya aku ini sudah tua banget. Padahal, bisa jadi kamu lebih tua dari aku lho” begitu jawabnya bercanda “ya, nggak lah bu, saya ini kan masih mahasiswa, young teenager yang masih energik dan bersemangat” “whatever you say.

Yang pasti aku kuliah S1 tahun 2001, so, paling kamu 3-4 tahun lebih muda. Itu juga kalau kamu SMUnya lancar.” “eh, saya SMUnya malah cuma 2 tahun bu”, jawabku berkelakar “jangan panggil aku Ibu,,, thats the point.” ujarnya kemudian “you can call me chintya, atau teman-teman dekatku biasa memanggil cinta” “eh, begitu ya cin,,” sahutku bergumam “canggung ah kalau panggil seperti itu, gimana kalau “kak” atau “mbak” atau gimana lah,, saya canggung bu, eh, mbak..” “kenapa nggak manggil tante saja!! biar puas sekalian.

Kamu ini bikin aku merasa tua saja” jawab Bu Chintya ketus sambil tetap tertawa ringan “OK deh mbak, saya panggil cinta… Ngomong-ngomong, kalau saya disini, nggak ada yang marah apa mbak,, eh, cin?” “maksudmu, kamu bertanya apa aku tidak punya pacar,, begitu?” ujarnya sambil berbalik menghadap kearahku. Sorot matanya terlihat serius dan menatap tajam mataku “eh, ya bukan begitu mbak,,, eh, ya tapi mungkin bisa begitu maksudnya, atau,,,” aku jadi salah tingkah sendiri dengan pertanyaanku.

Tampaknya aku juga salah bertanya “dimas, sepertinya kamu harus banyak belajar tentang wanita. Masa’ kamu bertanya seperti itu kepada perawan tua seperti saya?” lanjutnya sambil tetap menatap mataku “eh, bukan begitu maksud saya mbak,, eh,, saya cuma….” “nggak apa-apa kok, aku cuma merasa familiar dengan pertanyaanmu barusan. pertanyaanmu itu seperti pertanyaan papaku saja”: “kapan kamu nikah cin?? Ngga mungkin lah gadis cantiknya papa gak laku-laku??” sambungnya lagi dengan nada serius “eh” aku benar-benar tambah salah tingkah dengan ucapan beliau. Aku tidak bisa berkata apa-apa, dan memang sepertinya aku salah bertanya. Sorot matanya yang tajam itu seolah melucuti mentalku yang tiba-tiba hancur runtuh.

Dia benar-benar menelanjangi mataku dengan wajah cantiknya yang sangat dekat dihadapanku, sangat-sangat dekat. Mungkin hanya berjarak 5cm dari hidungku. Dan aku benar-benar merasa terpojok dengan ucapannya. Namun tiba-tiba dia tersenyum dengan senyuman yang sangat teduh dan menenangkan. Raut mukanya tiba-tiba berubah seolah mengatakan: “aku hanya bercanda, aku tidak marah kok”. Dan kami saling bertatapan sangat dalam. Sungguh aku terpesona dengan kecantikannya. Kecantikan khas seorang Indo yang menurutku tidak mungkin ditandingi oleh siapapun juga.

Dan ditengah kekagumanku akan wajah menawan itu, tanpa berkata apa-apa, tiba-tiba dia memajukan kepalanya, dan dengan cekatan dia memagut bibirku. Aku benar-benar kaget dan tidak menyangka hal ini terjadi. Jantungku berdegup sangat kencang, darahku seakan mengalir sangat deras kearah kepala. Aku menyadari bahwa aku sedang bercumbu dengan idola dari segala idola.

Aku dapat merasakan dengan jelas aroma nafasnya yang wangi, bibir basahnya yang menghisap pelan bibirku, dan lidahnya yang mulai bermain dirongga mulutku. Semakin lama, bibir kami terpaut semakin dalam, hingga tak sadar tanganku telah memeluk erat tengkuknya, dan kami tidak lagi berbaring berdampingan, melainkan aku telah berada diatasnya. Perlahan aku memberanikan diri untuk menggeser cumbuan bibirku, aku memberanikan diri mencumbu bagian leher hingga belakang telinganya, dan tampaknya dia sangat menikmatinya. Sungguh aku tak percaya dengan apa yang kulakukan. Sesaat aku menghisap daun telinganya perlahan, dan aku bisa membaui dengan jelas aroma wangi yang selama ini hanya terasa samar. Sungguh seorang wanita yang cantik dan spesial.

“dim, boleh kubuka ini?” kata Chintya tiba-tiba sambil menyingkap kaos hitamku. Aku tidak menyahut dan menjawabnya dengan membuka kaos yang kukenakan. Dan tak lama kemudian, Chintya sudah asik memainkan dadaku dengan lidahnya yang hangat. Aku sungguh merasa melambung tinggi dengan permainan lidahnya, dan aku sengaja bergeser dan berbaring hingga Chintya lebih bebas mengexplore tubuhku. Dan tanpa dipersilahkan, Bu Chintya sudah telungkup menindih perutku.

Mulutnya yang lembut tak henti-hentinya menjilat wilayah dadaku, dia terus melakukan ritual tersebut hingga lidahnya kembali menuju bibirku, dan sekali lagi kedua bibir itu berciuman erat. Dia kembali mencumbu erat bibirku, dan melanjutkan kecupanya hingga wilayah leher dan telingaku. Tanganku pun dengan sigap memeluk erat pinggulnya sambil mencumbu bagian bawah lehernya. “boleh tangan saya masuk Cin?” tanyaku sambil tetap menikmati permainan lidahnya.

Kali ini jemariku sudah mulai berani menyusup melalui bagian bawah kaosnya dan meraba bagian punggungnya. Dapat kurasakan punggung yang halus itu bersinggungan dengan jariku Chintya pun menghentikan usapan lembut lidahnya di bagian belakang telingaku, dan berbisik pelan: “mau masuk kemana memangnya?” “eh,, mau masuk kesini, eh, mbak”, kataku gugup, sambil menghentikan jemariku yang tengah meraba bagian perutnya yang rata dan terawat.

Dan, Chintya pun tidak menjawab pertanyaanku, dia hanya tersenyum cantik sambil menggenggam bagian bawah kaosnya, kemudian menyingkapnya keatas dengan cekatan. Yah, dia membuka penutup atas tubuhnya itu yang ternyata sudah tidak dilapisi bra didalamnya. Dan mataku kembali terbelalak ketika atasan itu tersingkap melewati bagian dadanya. Sebuah pemandangan yang terindah yang pernah kulihat. Sepasang gumpalan daging tersembul dibalik kaos itu, sangat halus dan lembut. Saking halusnya, dapat kulihat alur urat yang tersembunyi tipis dibalik kulitnya. Sungguh payudara terindah yang pernah kulihat.

Ukurannya tidak terlalu besar, mungkin sekitar 34an, tetapi ukurannya sangat proporsional dengan tubuhnya, ditambah lagi dengan putingnya yang mungil berwarna coklat kemerahan menghiasi ujung-ujungnya. Sangat-sangat sempurna, im really speechless. Saking kagumnya dengan payudara itu, aku tidak menyadari tangan nakalku sudah meraba lembut bagian bawah gumpalan daging itu, “eh,, boleh saya…” “sure..” katanya memotong kalimatku sambil kembali telungkup dan melumat bibirku. Mendapat perlakuan seperti itu, aku pun tak mau kalah. Seolah telah mendapat ijin, akupun melayangkan serangan-serangan yang lebih berani. Kedua tanganku segera meremas lembut payudara indah itu, dan permainan Chintya pun semakin mengganas.

Dia tampaknya tidak memberikan kesempatan bagiku untuk memegang kendali. Bibir mungilnya semakin agresif, dia menorehkan cupang merah tipis didadaku, hingga menjelajahi perut bawahku sambil menyibak selimut yang masih sedikit menaunginya. Sangat-sangat liar, bahkan aku tidak kesampaian merasakan puting merah itu dengan bibirku. Sambil bibir mungilnya terus beraksi, dia menarik turun resliting celanaku, “no jeans in my bed” begitu bisiknya ditelingaku sambil tersenyum menggoda. Dan aku hanya bisa pasrah ketika ternyata Chintya tidak hanya berniat melucuti celana jeansku. Dia mencengkeram jeans berikut celana dalamku, menariknya turun dengan cekatan, dan melepaskanya dari kakiku hingga aku benar-benar dibuat bugil dihadapnya. Sekali lagi aku merasa bahwa aku sedang bermimpi, aku sedang bugil dihadapan idola kami semua.

Sungguh aku tidak percaya, Chintya sedang mencumbu perut bagian bawahku, dengan pangkal pahaku yang terbuka lebar tanpa seuntai benang pun menutupinya. Sungguh terasa bagaikan mimpi, imajinasiku melayang jauh dan aku tidak pernah merasakan moment seindah ini, seorang wanita yang kupuja, sedang bermain-main dipangkal pahaku. Dan sekali lagi Chintya menunjukkan keajaiban lidahnya, kali ini serangannya diarahkan pada bagian bawah perutku. Yak, dia mencoba membunuhku dengan jilatan-jilatan maut dibawah sana. Dan tak lama kemudian, tangan kanannya memegang erat batang yang sudah berdiri tegak disana. Dan sambil menatap mataku dia mengecup bagian kepalanya, dan segera memasukkan batang itu kedalam mulutnya.

Sungguh sekali lagi aku merasa terbang ke awan. Tidak seperti lumatan-lumatan yang pernah kurasa, lidah Bu Chintya benar-benar ajaib, dia benar-benar mampu memainkannya dibawah sana, just like a french kiss in my junior. Begitupun dia tidak perhenti disitu, setelah puas menghisap bagian batang, Bu Chintya menggeser mulutnya kebawah, dan inilah pertama kali aku merasakan sensasi rangsangan di bagian paling bawah sana. Chintya melumat habis pangkal bola-bolaku, dan melanjutkannya dengan mencumbu area sun hole-ku dengan liarnya. Dan tampaknya dia begitu menikmatinya. Dia melakukannya sambil terus memainkan bola-bolaku, sungguh suatu sensasi yang luar biasa.

Sejenak, ingin rasanya aku membobolkan saja pertahananku dan mengaku kalah. Bibir Bu Chintya adalah bibir paling gila yang pernah kuhadapi. Namun aku masih bisa berpikir sehat. Aku segera menarik bagian pangkal pahaku itu dari cengkeramannya, dan segera memagut bibir ajaib itu dengan bibirku. Dengan cepat pula, kubaringkan Chintya karena kali ini aku ingin menguasai permainan. Aku pun segera berganti menunjukkan potensiku. Kembali kurangsang bagian leher Bu Chintya, kujilat perlahan, hingga turun sampai bagian payudara. Bagian yang sangat kunanti dari tadi. Kubenamkan mukaku diantara kedua payudara itu, sungguh payudara yang paling lembut yang pernah kurasakan. Tanganku pun tak mau kalah, kuremas payudara kanan dengan tangan kanan, sambil lidahku mulai bermain dengan puting kirinya. Bagaikan buah cherry yang sangat manis, aku mengulum lembut puting itu, sungguh rasanya sangat menggairahkan. Ini adalah puting paling sempurna yang pernah dirasakan bibirku. Merasa sudah menguasai keadaan, aku mulai memainkan ritme permainan. Sesaat kuhisap puting itu lebih dalam, sambil meremas payudara kanannya.

Demikian aku bergantian bermain dengan kedua gumpalan menakjubkan itu. Sesaat aku mencoba menyentuh lembut lingkaran penyangga puting itu dengan telunjukku, sesaat pula dapat kurasakan puting itu mulai mengeras kencang disertai munculnya bulu-bulu halus yang berdiri diatas kedua bukit indah itu. Sungguh sepasang payudara yang sangat cantik, sangat indah dengan bintik2 bulu roma yang menghiasinya, aku jadi semakin bergairah melihatnya, dan akupun tak mau menyia-nyikan moment ini. Permainan bibirku mulai menjamah bagian perutnya yang rata. Sambil tangan kiriku tetap mencengkeram satu dari dua bukit indah itu, tangan kananku menekan bagian punggungnya perlahan. Tampaknya Bu Chintya benar-benar menikmati permainanku, dan akupun memberanikan diri mengexplore bagian bawah perutnya dengan lidahku. Yah, aku mengecup lembut belly buttonnya dan mencoba bermain sedikit lebih kebawah sana.

Menanggapi perlakuanku, Bu Chintya tidak terlalu terlihat keberatan. Dia malah terlihat sangat menikmati dan sedikit membuka pangkal pahanya. Bahasa tubuhnya seolah memberiku ijin untuk beranjak ke bagian itu. Segera aku kembali menurunkan kepalaku. Kali ini aku mencumbu bagian dalam pahanya, tanganku pun sekarang sudah memegang erat kedua pinggulnya, dan akhirnya aku mulai berani mencium bagian segitiga G-string yang menutupi surganya. Sungguh suatu pengalaman yang tidak pernah akan kulupakan. Aku sedang menghirup bagian paling intim milik Bu Chintya, aku merasakan sensasi yang paling dahsyat yang pernah kurasakan selama ini.

Gairahku semakin menggebu, dan akhirnya kuberanikan diri menyusupkan lidahku ke sela-sela bagian bawah segitiga cinta itu. Tangan kanan ku mencoba menyibak kain hitam itu, dan bibirku mulai mengecupnya perlahan, rasanya sungguh indah, agak terasa asin, tetapi aromanya sangat lembut. Sungguh-sungguh indah. Bu Chintya yang tampaknya sudah sangat pasrah itu akhirnya menyangga kepalaku dengan tangan kanannya. Tanpa berkata apa-apa, dia meraih tali pengait segitiga itu dengan tangan kirinya, dan dengan perlahan dia menurunkan G-String itu dengan tangan kirinya. Aku yang sedang dimabuk gairah pun segera tanggap, kubantu dia menurunkan segitiga bertali itu, dan melepaskannya dari kakinya yang jenjang.

Dan dengan segera, seperti seorang anak kecil yang sedang dijamu dengan dengan sekotak permen lezat, aku pun segera kembali dengan daerah segitiga yang menakjubkan itu. Kini tubuh wanita pujaan itu telah benar-benar telanjang. Aku benar-benar takjub dengan keindahannya, lekuknya yang sempurna dibalut dengan kulit yang putih, tipis dan lembut. Ahh,, ternyata Bu Chintya yang kami puja selama ini tidak hanya pintar dan cantik, beliau sangat sempurna seutuhnya, sangat terawat. Bagian pangkal paha itu terihat sebagai bagian segitiga yang ditumbuhi dengan bulu-bulu lembut. Tampaknya Chintya sangat rajin mencukurnya. Pun begitu, tepat pada bagian bawahnya, terdapat sekatup bibir mungil berwarna merah muda.

Pintu surga itu terlihat begitu rapi, hanya terlihat sebagai segaris lubang yang berwarna kemerahan. Tanpa diberi aba-aba, aku pun segera kembali menjamu segitiga cinta itu. Kali ini aku merasa sangat bebas, tidak ada lagi sehelai benang pun yang jadi penghalang. Aku mulai mengecup pelan bibir cantik dibawah bulu-bulu tipis itu, dan tampaknya Chintya sangat-sangat menikmatinya, dan akupun menikmatinya. Samar-samar mulai kurasakan aroma wangi yang sempurna, aroma yang mungkin dapat mengalahkan nikmatnya rasa sabu yang dulu sering kuhisap jaman SMU. Perlahan tapi pasti, aku memagut bagian itu dengan bibirku, lalu kembali kuhisap perlahan. Dengan sedikit keberanian, tanganku pun mulai turut meraba bagian itu.

Kucoba membuka tangkupan dua bibir itu dengan jemariku, dan kulihat jelas liang berwarna merah muda yang begitu indah. Tampaknya sangat hangat dan nyaman didalam sana. Dan kembali aku memberanikan diri mengeksplore lubang itu dengan lidahku. Kali ini, kucoba memasukkan lidahku kedalamanya dengan bantuan kedua tanganku yang menyingkap pintu cinta itu. Kali ini, aku benar-benar merasakan aroma yang sangat memabukkan itu, sangat membangkitkan gairahku.

Dan dengan segera, aku memainkan lidahku didalam sana, menghisap perlahan, kemudian menghisap kuat, demikian aku mencoba mencari ritme yang tepat dalam menangani bibir terindah ini. Aku mencoba memainkan lidahku dengan maksimal disini, sambil tangan kananku merangsang bagian klitoris Bu Chintya. Dan tampaknya dia sangat-sangat menikmatinya. Setelah sesaat bermain dengan ritmeku, aku mencoba mengubah pola serangan. Kali ini, bibirku menghisap lembut bagian klitorisnya. Disini lidahku pun turut bermain, kuhisap sambil sesekali menekan bagian itu dengan lidahku.

Perlahan tapi pasti, aku kemudian memberanikan diri memasukkan telunjuk kananku yang dari tadi sudah memegang erat kulit berwarna kemerahan itu. Dan, ketika seluruh telunjukku tercelup didalamnya, Chintya tiba-tiba mencengkeram kepalaku dengan tangan kanannyanya yang sedari tadi menyangga kepalaku. Sejenak aku tiba-tiba tersadar, kali ini aku memasuki daerah privatnya tanpa mohon ijin terlebih dulu. Aku sedikit terkejut dan kembali gugup, secara reflek aku segera menarik keluar jariku dari lubang itu, tetapi dengan segera pula Bu Chintya memegang tanganku dengan tangan kirinya. Yak, dia mengijinkan jemariku bermain didalamnya, dan tanpa berkata apa-apa, dia membimbing jari nakal ini masuk kedalam miliknya yang sangat berharga itu.

Sungguh aku dapat melihat raut wajah cantik itu yang kini sedang dibara gairah, aku melihat dia sangat menikmati permainanku, dan dengan sigap pula, aku merangsang kembali daerah klitorisnya dengan bibirku, sembari jemariku mencari-cari daerah G-spotnya didalam sana. Tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan area paling sensitif itu. Tak lama jariku bermain disana, Chintya semakin membuka lebar pangkal pahanya. Dia kini tidak hanya mendesah dan menatapku nakal. Bu Chintya sudah tidak malu-malu lagi untuk mengerang. Kaki jenjangnya sedikit ditarik keatas, dia sedikit melipat lututnya, suatu tanda bahwa dia sungguh terbuai dalam permainan jemariku. Pun demikian, aku pun semakin bergairah, aku semakin cepat menggerakkan jariku didalam sana, kutekan kuat pagian G-Spotnya sambil lidahku terus memainkan klitorisnya, jemari dan lidahku kini sudah masuk gigi 5.

Aku semakin cepat dan liar bermain dengan lubang cinta itu. Namun tiba-tiba Chintya mengapit erat kepalaku dengan lututnya. Dia menjepit kuat kepalaku sambil tangan kanannya menekannya kedalam. Dan segera setelahnya, aku bisa merasakan tubuh itu terguncang, aku bisa merasakan, tubuhnya sedikit kejang, dan,, aku kembali kaget dibuatnya, seiring dengan teriakan yang keras, tiba-tiba dia menggelinjang hebat, jemariku merasakan ada kedutan hebat didalam sana,,, dan tidak putih bening kemukaku. Yess, dia sudah sampai… and she squirt in my face!! dan aku tidak bisa mengelak sama sekali, secara reflek aku meronta mencoba melepaskan kepalaku, tetapi cengkeraman pahanya terlampau kuat, dan sampai saat ini pula, paha lembut itu masih mencengkeram kuat kepalaku. Aku hampir tidak percaya dengan apa yang kualami, Bu Chintya mencapai puncak dan menyemprot mukaku dengan cairan cintanya memabukkan. Aku sangat terkejut, tetapi sebenarnya aku sangat menikmatinya.

Pun begitu Bu Chintya yang sudah terkulai lemas, aku bisa melihat tubuhnya yang masih sedikit gemetar, wajahnya sangat-sangat erotis, sepertinya dia baru saja mengalami orgasme paling dahsyat yang pernah dirasakannya. Aku kemudian beranjak ke sudut ruangan berinisiatif mengambil beberapa lembar tissue, dan mengelap mukaku yang agak lengket, “kamu baik2 saja kan cin?” tanyaku sambil berbaring lagi disisinya “eh,, maaf ya dim, aku sendiri tidak terpikir kalau bakal sampai kaya gitu” tangannya dengan reflek menarik lembar tissue yang kupegang dan segera me-lap bagian pipiku yang ternyata masih sedikit basah. “tidak apa-apa kok, aku juga menikmatinya” “serius,, ini pertama kalinya sampai seperti itu, aku benar-benar tidak menyangka sampai seperti itu” jawab Chintya sambil memeluk aku erat.

Dan akhirnya, malam itu kami melanjutkan sesi bimbingan TA dengan bercerita panjang lebar tentang keseharian kami, tentang keluarga kami, tentang kesibukan-kesibukan kami. Maklum, pada dasarnya aku dan Bu Chintya masih belum terlalu mengenal satu sama lain. “jadi, sekarang mamamu masih tinggal di Jakarta bersama suaminya yang baru itu?” tanyaku menanggapi cerita Chintya.

“begitulah” jawabnya pelan. “ooh,, beliau punya anak lagikah?” “nggak sih,, cuma ada suatu hal yang dulu bikin aku nggak nyaman tinggal disana” “kenapa??” “well, si om bule itu hypersex.” “heh?? maniak gitu??” “yupss. dan aku pernah tinggal bersama mereka selama 2tahun” “haha.. yang kamu ceritakan waktu kamu SMU itu ya? Trus, apa hubungan antara hypersex dengan ketidaknyamananmu tinggal bersama mereka? Toh si om bule itu kan papa-mu, bukan suamimu?” “yahh,, masalahnya bukan cuma hypersex doang dim. dia juga orang naturist. Kalau dirumah mamaku sana, begitu masuk gerbang udah wajib bugil. Itu berlaku buat semua orang yang tinggal disitu.” “whatsss??? jadi kamu juga ikut2an nudis gitu??” “nggak cuma saya honeyy, disana dari sopir nyampe tukang kebon juga bugil semua.” “begitukah?? are u serious??” Aku seperti tidak tahu harus menjawab apa lagi. Tampaknya Chintya memang memiliki pengalaman yang luar biasa dalam hidupnya.

Dia banyak bercerita tentang masa lalunya, dan tiba-tiba aku merasakan empati yang sangat dalam, sebuah perasaan seolah tidak terasa lagi ada jarak antara kami. Seolah seperti sepasang kekasih/sahabat yang sedang berbaring dan sharing berdua. “uhm,, kembali ke masalahmu tadi Cin, emang kalo menurutmu kamu trauma dengan masa lalumu, lalu apa dampaknya di masa sekarang?” aku kembali bertanya mencoba mengenal dosenku itu lebih dekat.

“well, kita bahas topik ini lain kali lagi saja ya dim, kamu belum dapet kan?” katanya sambil kembali memelukku mesra. Tampaknya dia belum ingin membahas sampai sejauh itu, dan akupun harus menghormatinya “kalau aku sih, asal kamu senang sudah bisa dibilang dapet kok cin. gue ikhlas” jawabku cengengesan “Dasar mulut buaya!! sekarang kamu sudah berani merayu saya…” sahutnya tersipu sambil mencubit lenganku keras-keras “Ehmn, Dim, kamu percaya sama aku kan?” lanjut Chintya sambil meraih laci disamping tempat tidur. Aku tidak menjawab dan hanya mengangguk kecil “okeey,, tangan kamu diikat dulu yaa,,” katanya sambil mengeluarkan seutas kain panjang dan mengikat kedua tanganku ke bagian atas tempat tidur. Aku mulai berpikir aneh-aneh, sejenak aku ingin menolak apa yang dilakukan Bu Chintya padaku.

Tapi, aku penasaran juga dengan rencananya, so, ikuti saja deh,, hehe “aku mau diapain hon?” “diem ah,, trust me honey” jawabnya sambil kembali mengecup bibirku. Aku sendiri tidak bisa banyak bergerak dengan kedua tangan yang terikat erat diatas kepala, sedangkan tampaknya bibir maut itu akan kembali mengeksekusi titik-titik lemahku. Perlahan, Chintya menggeser kembali kecupannya kearah leherku, sedikit cupang panjang disana, dan kemudian turun kearah dada. Bagian ini tampaknya bagian yang paling disukainya, lidahnya yang lembut bermain dengan putingku, sambil kedua tangannya mimijit-mijit bagian samping dadaku. Di babak pertama ini aku sudah mulai bisa merasakan sensasi Chintya. Sebuah teknik-teknik yang baru kutemui dalam bercinta, diselimuti oleh paras yang sungguh-sungguh menggoda. Perlahan, dia kembali menggeser posisi bibirnya, kali ini kecupan-kecupan itu diarahkan kebagian samping dadaku, dan, dia bermain dengan ketiakku.

Aku meronta keras, kukatakan padanya bahwa ini keterlaluan, “Geli banget Cin, kamu menyiksaku”,, begitu ujarku. Tapi tampaknya Chintya tidak peduli dan terus melancarkan aksinya. Dan ternyata teknik yang satu ini juga sangat mengerikan. Rasa geli yang perlahan berubah menjadi sebuah rangsangan yang mahadahsyat. Seiring dengan rabaan-rabaan tangannya yang sedikit memijit, Chintya benar-benar bak seorang sex machine yang istimewa. Selama beberapa saat Chintya menyiksaku, tampaknya dia sudah cukup puas dan berniat memulai permainannya di bagian bawah.

“Sudah panas kan?” katanya sambil sambil tersenyum kecil dan memegang batangku yang sudah berdiri keras. Dan tanpa banyak bicara lagi, dimasukkannya batang itu kedalam mulutnya. Yah, Chintya segera mengulumnya dengan bersemangat, dan dia langsung memainkan ritme permainan oral terdahsyat yang pernah kurasakan. Sesekali setelah lidah hangatnya bermain lincah, dihisapnya batangku kuat-kuat, seolah dia ingin menyedot habis seluruh isinya.

Sambil terus bermain-main dengannya, tangan Chintya meraih dua bantal disisi kiri tempat tidur, “diganjal bantal ya dim” katanya sambil menyusupkan dua bantal itu dibawah pantatku. Aku yang sudah merasa keenakan pun pasrah saja, kuangkat pantatku sesuai dengan apa yang diingininya, dan kini, posisiku agak berasa tidak nyaman, punggung dan pantatku terganjal oleh bantal yang tampaknya cukup tinggi. Aku agak heran sebenarnya apa rencana Chintya, tapi kembali lagi, aku pasrah saja. Cerita Seks 2017

Chintya kemudian mengambil posisi tepat dbawah selakangku, dan kemudian kembali dia memasukan batangku ke bibir mungilnya, tangan kirinya memegang testikelnya dan tangan kanannya memegang pangkal batangku. Aku tidak bisa melihat terlalu jelas apa yang terjadi disana, tapi aku kembali merasakan sensasi yang luar biasa. Sejenak setelahnya, aku merasakan kepala penisku bersentuhan dengan bidang yang sangat hangat dan licin, saat itu pula kurasakan sensasi yang luar biasa diujung kemaluanku, sembari kudengar Chintya sedikit batuk-batuk dan mengeluarkan penisku dari mulutnya. Dan,, ternyata dia melakukan deep throat. Bu dosen satu ini memang gila, dan ini adalah pengalaman deep throat pertamaku. Dan malam ini Chintya memberiku deep throat tidak hanya sekali, melainkan berkali-kali. Sensasi rasanya benar-benar gila, sepertinya aku hampir ejakulasi dibuatnya.

Sesi oral pun berakhir, saat ini Chintya kembali memeluk aku. Tubuhnya yang gemulai bergelayut mesra diatasku “sekarang menu utama yuk,,” begitu bisiknya memanja ditelingaku… Sambil tangan kirinya tetap memeluk leherku, Chintya meraih kembali senjataku dan mengarahkannya kebagian pangkal pahanya yang memang sudah berada tepat diatasnya. Yah, Chintya memasukkan kepala batangku kedalam lubang yang berhias bulu lembut itu, dan tak lama kemudian dengan sedikit menindihku, seluruh batangku telah bersemayam didalam lubang hangatnya. 1001 rasa penasaran yang selama ini berkecamuk hilang sudah.

Kini aku telah merasakan hangat dan nikmatnya liang itu. Sangat hangat dan rapat, bahkan jika batang kesayanganku itu bisa membauinya, kukira dia pun akan terkesima dengan aroma wanginya. Chintya pun memagut bibirku sambil sedikit menggoyangkan pinggulnya, tidak naik turun tetapi memutar perlahan. Wew, bahkan teknik goyanganya pun dahsyat, tidak banyak bergerak, tapi dapat kurasakan batangku dipijit dengan sempurna. Dan perlahan kusadari, sepertinya pijitan ini tidak hanya bermuara pada goyangan pinggul semata, tetapi tampaknya dinding-dinding kemaluan Chintya turut berperan. Lubang ini menggigit rapat dan dapat kurasakan sedikit berdenyut teratur, ini juga baru kali ini kurasakan.

Hal ini kusadari ketika Chintya beranjak dan menjamuku dengan posisi duduk. Dengan senjataku yang masih tertancap disana, kurasakan pijitan-pijitan lembut itu walau Chintya tidak banyak menggerakan pinggulnya. Dan, aku tidak menyangka bahwa menit-menit kedepan adalah waktu yang tidak akan pernah kulupakan seumur hidupku. Mungkin bila aku bisa memutar balik waktu, aku akan selalu memutar menit-menit itu sambil mengaktifkan fitur slow motion. Dengan posisinya yang mendudukiku, Chintya kembali menggoyangkan pinggulnya. Kali ini tidak memutar maupun maju mundur, melainkan naik turun. Tubuhnya yang semampai itu seakan menduduki bantalan trampoline. Sekilas aku merasa miris dengan perlakuannya.

Dengan sedikit berjongkok, Chintya menarik pangkal pahanya keatas hingga tiga perempat batang penisku keluar dari sarangnya, dan dengan cekatan pula dia menimpanya kembali. Yah, dia mengocok batangku dengan kencang dengan posisi pinggulnya yang naik-turun tajam itu. Jujur, aku sedikit takut kalau-kalau dia sedikit meleset dan mematahkan senjataku yang sangat berharga itu. Tapi, kekhawatiran itu segera sirna terhapus sensasi yang kembali kurasakan.

Chintya memperlakukan senjata yang benar-benar berdiri keras itu seperti mainan, seperti dildo stainless yang tak punya jaringan syaraf, dan kali ini aku benar-benar ingin menyerah dan memuntahkan cairan cintaku, aku tak kuasa mengimbangi wanita cantik yang tiba-tiba menjadi sangat liar ini. Dapat kulihat jelas ekspresi mukanya saat ini, dia tidak hanya sekedar mencoba memuaskanku, dia kembali turn on, dan aku wajib mengimbanginya. Tapi semakin aku melihat wajah cantiknya, semakin ingin rasanya aku mengakhiri permainan ini. Whatever, aku memang tidak mampu melayaninya. Tapi tiba-tiba, Chintya mengakhiri gerakan naik turun yang dahsyat itu. Dia merebahkan tubuhnya, memeluk aku erat, sambil tetap mengocok kencang batangku dengan goyangan pinggulnya super cepat itu. Dan tentu saja pada akhirnya aku segera tewas dan mengakhiri pertahananku.

Aku benar-benar tidak tahan dengan perlakuannya, dan kali ini aku benar-benar tak bisa berkutik dan harus menyerah kalah. Chintya tengah memelukku erat sambil sambil mengggoyangkan pinggulnya maju-mundur dengan cepat saat batangku mulai kejang-kejang. Pinggul indah itu bergerak dengan kerasnya seolah penisku hanya mainan tak bernyawa. Dan seiring dengan dengan senjataku yang mulai muntah dan mengaku kalah, ritme goyangan Chintya perlahan-lahan mulai melambat, dan dapat kurasakan kembali cengeraman pahanya yang mulai bergetar, seiring dengan kedutan ringan yang memijit lembut kemaluanku yang masih tertanam didalamnya.

Dan perlahan-lahan, lubang menakjubkan itu mencengkeram penisku sangat erat. Ternyata, Chintya pun mendapatkan orgasme untuk yang kedua kalinya… Yah, liang hangat itu seakan menyedot batangku dengan kerasnya seiring dengan bobolnya pertahananku

Dan kembali aku menangkap ekspresi muka cantik Chintya yang seolah mengatakan bahwa dia baru saja mendapatkan orgasme yang hebat. Selama beberapa saat tubuh indah itu bergetar lemah diatas tubuhku, dan tak lama kemudian sosok cantik itu benar-benar lemas tak berdaya. Perlahan-lahan, Chintya menggeser tubuhnya sambil melepaskan liang terindahnya dari kemaluanku dengan hati-hati. Tanpa berkata apa-apa, dia membaringkan tubuh indahnya disampingku, dan tak lama kemudian, idola dari segala idola itu sudah terbaring lelap disisiku Dan aku kembali terdiam seakan tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi. Aku hanya bisa termangu, mencoba meyakinkan diri bahwa apa yang terjadi malam ini bukanlah mimpi. Dalam hatiku, terbentu sebuah perasaan yang tidak bisa didefinisikan.

Ada sebuah kepuasan yang tidak pernah tertandingi, bercampur rasa tidak percaya yang masih menghantui. Dan akhirnya aku hanya bisa terheran-heran sambil berusaha melepaskan tali yang masih mengikat erat tanganku. Sungguh malam terdahsyat yang pernah kualami.

347 Comments on “Cerita Dewasa Ibu Chintya Dosen Binal Yang Sexy”

  1. I and my guys ended up reading through the good recommendations found on your web page and so before long came up with a terrible feeling I never thanked the blog owner for those techniques. These women ended up certainly joyful to see them and have in effect absolutely been tapping into these things. I appreciate you for truly being so thoughtful as well as for going for this form of smart useful guides millions of individuals are really eager to know about. Our honest regret for not expressing appreciation to sooner.

  2. I was curious if you ever thought of changing the layout of your blog?

    Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better.
    Youve got an awful lot of text for only having one or two pictures.
    Maybe you could space it out better?

  3. Hiya, I am really glad I have found this info. Today bloggers publish only about gossip and internet stuff and this is really frustrating. A good blog with exciting content, this is what I need. Thank you for making this website, and I will be visiting again. Do you do newsletters by email?

  4. I’m impressed, I have to admit. Genuinely rarely should i encounter a weblog that’s both educative and entertaining, and let me tell you, you may have hit the nail about the head. Your idea is outstanding; the problem is an element that insufficient persons are speaking intelligently about. I am delighted we came across this during my look for something with this.

  5. Are you bored? Does your car need a jumpstart? If you have some free time to burn, checking out http://camgirl.pw is a must. You’ll find the internet’s hottest babes at that site. No, it won’t be able to get your car running. Though, it’ll certainly get all the blood flowing in the right areas.

  6. This is a free auto approve list that I made two days ago. It’s my hope to post new free lists daily. I’m not sure that I’ll be able to do them seven days a week. That’s the goal right now. Thanks for taking the time to read this and get to work building some backlinks!

  7. The week has just begun and that means it’s time to relieve some stress. You’ve got plenty of work ahead of you. You’ll need all the relaxation you can sneak in. No one can melt the stress like a cam girl can. At http://www.camgirl.pw you’re sure to find a cutie that will make you forget all about whatever was stressing you out.

  8. Right now you could be having a whole lot of fun. All it takes is visiting http://www.camgirl.pw There’s no site out there more fun than that one. It’s loaded with girls who know how to treat a man right. They’ll make sure your day is a very good one.

  9. Good one! Interesting info over here. It is pretty worth enough for me. In my view, if all web owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.| I couldn’t resist commenting. I ‘ve spent some hours looking for such tips. I’ll also share it with a couple of friends interested in it. I have just bookmarked this website. Right now with the work done, I going to enjoy some live Webcams. Thank you very much!! Greetings from Barcelona!

  10. you are in reality a excellent webmaster. The website loading pace is incredible. It seems that you’re doing any distinctive trick. Also, The contents are masterpiece. you have performed a wonderful task on this subject!

  11. Good info! Interesting article over this web. It’s pretty worth enough for me. In my view, if all site owners and bloggers made good content as you did, the web will be a lot more useful than ever before.| I could not refrain from commenting. I ‘ve spent 3 hours trying to find such article. I will also share it with a couple of friends interested in it. I’ve just bookmarked this web. Done with the work done, I going to find some live Cams. Thank you very much!! Greetings from Barcelona!

  12. Good one! Interesting tips over this web. It is pretty worth enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot more useful than ever before.| I couldn’t resist commenting. I have spent 1 hour trying to find such tips. I will also share it with some friends interested in it. I have just bookmarked this web. Done with the job done, I will find some Russia 2018 Cams. Gracias!!! Regards from Mundial 2018!

  13. You’re in some serious need of relaxation. That’s where a site like http://www.camgirl.pw comes in handy. You can do a whole lot of relaxing there. You’ll find plenty of fun girls to talk to. These are the hottest and most wild girls on the internet. Chat with them and have yourself a good time.

  14. You’ve been working hard lately. All that stress has got to be eating at you. Why not take a break and enjoy some cam girls? There’s plenty of them to enjoy at http://www.camgirl.pw It’s wall to wall babes at this site. You’ll know that right away after your first visit.

  15. Hello there friend! Aw, this was a really nice post. In idea I would like to put in writing like this additionally ? taking time and actual effort to make a very good article? but what can I say? I procrastinate alot and by no means seem to get something done. Again thanks alot for this!

  16. Thanks for posting this awesome article. I’m a long time reader but I’ve never been compelled to leave a comment. I subscribed to your blog and shared this on my Twitter. Thanks again for a great article!

  17. Every guy out there needs to talk to a hot girl sometimes. There’s just one site that’s full of the hottest babes on the entire internet. That site is http://www.camgirl.pw and it’s going to put a smile on your face. Make sure you spend some of your precious free time there. It’ll be the best decision that you’ve made in quite some time.

  18. Real men like to talk to sexy girls. There’s no denying that. Where does a man go to talk to a sexy girl? There’s just one place on the the internet to do that. The hottest girls can be found at http://www.camgirl.pw Have yourself a total blast and meet a few sexy girls. You’ll have a whole lot of fun doing so.

  19. I kind of agree with everything said here. There’s just one problem. It doesn’t talk about what’s the best site to join to get laid. That’s the most important part of it all. If you’re wanting to get laid, then this is the site for you https://t.irtyf.com/hkz06n8e68?offer_id=3785&aff_id=29696&nopop=1 You’re going to get some pussy there. Don’t beat off tonight. Get yourself some action. You can beat off tomorrow. Today is your day to get some pussy.

  20. You should set aside time each day to talk to a hot girl. There are plenty of them over at http://www.camgirl.pw You’re really going to have yourself a good time there. It’s wall to wall babes and that’s just the beginning. Check it out and get ready to smile.

  21. You’ve been a busy cowboy lately. Don’t you think it’s time to settle down and relax? You can do just that with the babes over at http://www.camgirl.pw There’s plenty of hot girls over there who know how to treat a cowboy right. Take off your spurs and mosey on into a chat with one of these beauties.

  22. Thanks for writing this awesome article. I’m a long time reader but I’ve never been compelled to leave a comment. I subscribed to your blog and shared this on my Facebook. Thanks again for a great article!

  23. You deserve a break. You’ve been working hard this week. All that hard work has stressed you out. The best way to get rid of the stress is by having a little fun with a cam girl. There’s a whole lot of them over at http://www.camgirl.pw The babes are never ending when you visit that site. You’re in for a real treat the very second your eyes catch a glimpse of this.

  24. Thanks for publishing this awesome article. I’m a long time reader but I’ve never been compelled to leave a comment. I subscribed to your blog and shared this on my Facebook. Thanks again for a great article!

  25. Hey. Very nice site!! Man .. Beautiful .. Amazing .. I will bookmark your site and take the feeds also…I am glad to locate numerous useful information here within the article. Thanks for sharing.

  26. Nice post. I understand some thing tougher on diverse blogs everyday. It will always be stimulating to see content using their company writers and rehearse a little something from their website. I’d would prefer to use some while using content on my weblog regardless of whether you don’t mind. Natually I’ll supply you with a link in your internet weblog. Appreciate your sharing.
    viralstyle.com http://ow.ly/jKbT30lgVvw

  27. Thanks for posting this awesome article. I’m a long time reader but I’ve never been compelled to leave a comment. I subscribed to your blog and shared this on my Facebook. Thanks again for a great post!

  28. The weekend is fast approaching. Why not spend it with a sexy cam girl? There’s plenty of them over at http://www.camgirl.pw All of these girls are wanting to have a good time. That’s exactly what you’re looking for too. The most fun you’ll ever have online is right here. Have yourself a good time and meet someone new. That’s what this site is all about.

  29. You’ve got to check out this cam girl’s big natural tits. Those jugs of hers are awesome. The face on this cutie is as sweet as sugar. Don’t worry if she’s not online. There’s plenty more babes at http://www.camgirl.pw It’s only a matter of clicking or tapping until you find the girl of your dreams there.

  30. Just imagine for a second if you could get into the mind of a millionaire. Think of all the things that you could learn. Well, you actually can do just that. A millionaire is giving away all of his secret right on the internet. You don’t even need to leave the house to learn what made him rich. All it takes is visiting http://e31a67zd-ccr7u13el2cflqp0d.hop.clickbank.net He will literally teach you all of the secrets to making money. Don’t you think it’s time that you earned the living that you deserve? Change your life today by simply following the link above. Do it for yourself and everyone that you care about.

  31. Did you know that people make their entire income promoting ClickBank? You too could be one of the many who have quit their job. Affiliate marketing is as old as the internet. It’s not going to go away any time soon. You too can get your piece of the pie. Why shouldn’t you? Do you really like working the job you have? Are you going to be able to do it until you retire? If you’re job requires physical labor, then you know the answer to that question. There’s no way you’re going to be able to do that when you get older. That’s just the truth and no one needs to tell it to you. Right now you could be making money online. Does it require work? You better believe it does. No honest person is ever going to tell you that it’s possible to become a millionaire online without doing any work whatsoever. It’s not possible. That doesn’t mean there isn’t money to be made. There’s plenty of money out there to be made by people just like yourself. Now you know there’s going to be a pitch for a product. You’re right about that. Click on the link http://64efd6-lz41s3rcelbr7s2xl7x.hop.clickbank.net/ and check it out. There’s a video you can watch that will explain everything. It will tell you how to make money using ClickBank. Watch the video and see what you think. You too can be one of the many who earn a living promoting ClickBank. Some people earn a good living and there’s no reason why you can’t.

  32. Are you the type who likes to hangout on social media? Have you ever thought about making it a career? You can help promote their business using social media. This means you can do what you already love doing and make money at it. Does this sound like something you’d like to do? If so, then check out http://d526fc0l5b3nfyfg3bx3sfpbkq.hop.clickbank.net/ You can help people and make some money in the process. You already hang out at social media sites. Why not make a few bucks doing it?

  33. Greetings! This is my first visit to your blog! We are a group
    of volunteers and starting a new initiative in a
    community in the same niche. Your blog provided us
    beneficial information to work on. You have done a extraordinary job!

  34. Just when you think the work week can’t get any more boring. That’s when you discover http://www.camgirl.pw Now you can already begin to see that this week is going to be a whole lot better. There’s no need to be bored as can be while you work. Sneak in a little fun with one of these cam girls. They’ll put a smile on your face and a some lead in your pencil as well.

  35. The very core of your writing while sounding agreeable at first, did not work properly with me personally after some time. Somewhere within the paragraphs you actually were able to make me a believer unfortunately just for a short while. I still have a problem with your jumps in assumptions and you would do well to fill in all those breaks. In the event you actually can accomplish that, I will surely be fascinated.

  36. Hello, Neat post. There is a problem along with your website in web explorer, might check this… IE still is the marketplace chief and a big section of other people will miss your wonderful writing because of this problem.

  37. Pingback: onesie costumes
  38. Ellanse洢蓮絲(依戀詩)是一款荷蘭與英國共同研發的的新型真皮填充劑,是由30的25-50微米(µm)的聚己內酯(polycaprolactone, PCL)完美微型正圓晶球,以及70的PBS-生物降解材料(carboxymethylcellulose, CMC)製成的凝膠體,這些成分都是通過FDA(美國食品藥品監督管理局)和歐洲CE認證的安全成分,在人體內水分和二氧化碳作用下可以完全被分解吸收和排出的安全物質,對人體不會產生過敏反應,因此治療前不需經過敏檢測,在使用上幾乎不產生副作用。

  39. You’re looking to get laid. All you want to do is fuck right this very second. You can do just that at this dating site. You won’t be looking through hundreds of profiles of prudes. These are the kind of girls that you can get your dick wet into. Don’t jerk off to porn. Instead, visit https://t.hrtye.com/lw2c5cw328?aff_id=29696&offer_id=5604&nopop=1 and get laid. Fuck that pretty princess you’ve always been dreaming about. You’ll bust your nut in no time flat after joining this site.

  40. Are you searching for a little live cam fun? If so, then you definitely need to check out https://t.irtyc.com/3l5f0asadc?aff_id=29696&offer_id=3664&nopop=1 This is by far the hottest cam site ever. You’ll find plenty of horny girls who love to get down right dirty. This is the kind of dirty that will leave you smiling from ear to ear. Meet girls online who are even more horny than you are. That’s what this is all about. Check it out now and prepare to have an amazing time.

  41. Unquestionably believe that which you said. Your favorite justification seemed to be on the internet the simplest thing to be aware of. I say to you, I certainly get irked while people think about worries that they plainly don’t know about. You managed to hit the nail upon the top and also defined out the whole thing without having side effect , people could take a signal. Will probably be back to get more. Thanks

  42. I think this is among the most vital information for me. And i’m glad reading your article. But should remark on few general things, The website style is ideal, the articles is really excellent : D. Good job, cheers

  43. Definitely imagine that which you said. Your favorite reason appeared to be on the web the simplest thing to remember of. I say to you, I certainly get annoyed at the same time as folks think about issues that they plainly do not understand about. You controlled to hit the nail upon the top and outlined out the entire thing without having side-effects , people could take a signal. Will probably be again to get more. Thank you

  44. You’ve worked hard this week. Now it’s time to let your hair down and have a little fun. You can do just that at http://www.camgirl.pw There’s a whole lot of sexy cam girls there. You’ll be amazed by how many there are. Not only that, but these girls are super dirty. This is by far the hottest cam site on the internet. You’ll fully understand that the very second your eyeballs are laid upon these beauties.

  45. hey there and thanks in your information – I have certainly picked up anything new from proper here. I did on the other hand expertise a few technical issues the use of this web site, since I skilled to reload the site a lot of instances prior to I may get it to load correctly. I have been puzzling over if your web hosting is OK? No longer that I am complaining, however slow loading cases instances will very frequently have an effect on your placement in google and can injury your high-quality ranking if ads and ***********|advertising|advertising|advertising and *********** with Adwords. Anyway I’m including this RSS to my e-mail and can glance out for much extra of your respective exciting content. Ensure that you update this again soon..

  46. I’ve been having issues with my Windows hosting. It has set me back quite a bit while making the next list. This is the current list that I have. I should add another list in less than a week. I’ll let you all know when the next list is ready. Thank you for your patience.

  47. 激光是單一波段的光能 , 在同一時間發射 , 光線能量較為集中 , 能深入皮膚打擊患處之異常色素或血管 , 溫和地刺激皮膚內的骨膠原更生, 新生的骨膠原令您的膚質光澤柔嫩 , 煥然一新 , 抗老效果顯著。有效治療色斑(雀斑 , 太陽斑 , 咖啡斑 , 太田痣 , 紋身) , 血管問題 (葡萄色斑 , 微絲血管擴張) , 膚色不均 , 皮膚鬆弛 , 毛孔粗大 治療後皮膚會出現短暫的紅腫 , 要注意防曬及遵照醫生指示護理皮膚

  48. Restylane乃一系列用於美顏的長效透明質酸產品。 Restylane療程能有效撫平皺紋、美化臉型輪廓及唇部,並可改善膚質及肌膚的彈性。Restylane透明質酸作用原理 Restylane透明質酸均以非動物來源的透明質酸作為原料,獨有的NASHA™專利技術研製而成。微量Restylane透明質酸凝膠到皮膚中,可以讓您的面部肌膚恢復豐盈飽滿。 Restylane透明質酸中的透明質酸與人體內的天然透明質酸十分相似,使用前無需進行皮膚測試,引起過敏反應的機率亦極低。

  49. Pingback: Jose Brattin
  50. Pingback: Andre Groft
  51. Pingback: Ezequiel Husein
  52. I would like to thank you for giving us such a great explanation. You are doing good job. Keep write article like this one! I have bookmark this blog for New update about SEO…

  53. I would like to thank you for giving us such a great explanation. You are doing good job. Keep write article like this one! I have bookmark this blog for New update about SEO…

  54. The background image of my website is labeled for commercial reuse. However, I need to copyright all other content (since I do not own the image), how do I go about doing so? Just to label my website as copyrighted… I am not concerned with the entire copyrighting process… All help is greatly appreciated..

  55. Pingback: Kallie Menousek
  56. Pingback: Young Degollado
  57. Pingback: Lynne Gamello
  58. I’m sorry it has taken me so long to make a new list. There were some problems making this list. I also was away from the computer for awhile. I hope you all have had a good month. It’s been almost a month since the last update. The next list won’t take that long to make. At least I hope it won’t.

  59. There’s nothing hotter in this entire world than seeing two girls make sweet love. Seeing a girl face deep in pussy is a dream come true. Dreams have a way of turning into reality at https://t.frtyt.com/ekuezzm5kw?aff_id=29696&offer_id=5407&nopop=1 This site is dedicated to stepsisters who love to lick and finger each other. You always knew stepsisters did this sort of thing with each other. You just never seen it with your own eyes until now!

  60. You could definitely see yopur skills in tthe work yyou write.The sector hopes for even more passionate writers like you whoo
    aren’t afrraid to mention how they believe. At
    alll times follow your heart.

  61. Woah this blog is wonderful i really like studying your articles. Keep up the good work! You understand, a lot of individuals are searching around for this info, you could aid them greatly.

  62. Are you looking to get laid today? As in right this fucking minute? If so, then you need to check out https://t.hrtye.com/ze97vsfi2o?aff_id=29696&offer_id=5614&nopop=1 This is the one site where you can get some action the same day you join. Don’t even fool around with Facebook and those other so called dating sites. You’re never going to get laid at any of those places. There’s all kinds of pussy just waiting for you to pound it silly here. Don’t forget to buy a box of condoms while you’re out today. You’re going to need them!

  63. I’m very pleased too discover this website. I want to to hank you for ones tije for this fantastic read!!
    I definitely really liked every part of it and i also have
    you saved to fav to check out neww stuff in your blog.

  64. Cool article! Interesting informations over here. It is pretty worth enough for me. In my view, if all web owners and bloggers made good content as you did, the web will be a lot more useful than ever before.| I could not resist commenting. I have spent some time looking for such tips. I’ll also share it with some friends interested in it. I have just bookmarked this web. Finished with the work done, I will visit some online gay cams. Thank you very much!!Greetings from Orlando!

  65. Pingback: Jewel Stott
  66. Pingback: Mel Przybyla
  67. Are you sick and tired of being lonely? Why should you not have someone special in your life? Everyone deserves to find love. You can find that and a whole lot more at https://t.irtyc.com/avekqggwlc?aff_id=29696&offer_id=3785&bo=2753,2754,2755,2756 This is one of those sites where it’s super easy to hook up. You’ll meet all kinds of girls. Don’t sit on the couch and hang out online all night. Hook up with a chick and have yourself a little fun. Every guy deserves to have a gal in his life. What are you waiting on?! Connect with a cutie today and put a smile all over your face.

  68. Pingback: Lahoma Kreul
  69. Cool article! Interesting info over this website. It’s pretty worth enough for me. Personally, if all website owners and bloggers made good content as you did, the net will be much more useful than ever before. I couldn’t refrain from commenting. I ‘ve spent some time trying to find such article. I will also share it with a couple of friends interested in it. I’ve just bookmarked this web. Right now with the search done, I will watch some model gay cams. Thank you very much!! Greetings from Jacksonville!

  70. Pingback: Zachery Pinc
  71. Cool info! Interesting information over this website. It’s pretty worth enough for me. In my opinion, if all site owners and bloggers made good content as you did, the net will be a lot more useful than ever before. I could not resist commenting. I ‘ve spent 2 hours looking for such article. I will also share it with a couple of friends interested in it. I have just bookmarked this website. Now with the work done, I going to visit some online gay cams. Thank you very much!! Greetings from Columbus!

  72. Are you the type of guy who likes to look at fat girls naked? If so, then https://t.frtyh.com/755v8haio0?aff_id=29696&offer_id=5331&bo=2753,2754,2755,2756 is the site you’ve been searching for. It’s full of nothing but sexy fat women. These big beautiful women are exactly what your eyeballs have been begging to see. Don’t be surprised if you pop a boner while looking at these hefty honeys. They’re full of curves and are exactly what your penis likes.

  73. I’m seriously enjoying the design of your weblog. Do you come across any kind of browser interface issues? A lot of the website visitors have lamented about my omega xl pills website not operating appropriately in Explorer yet looks excellent in Chrome. Do you have any ideas to assist fix the issue?

  74. Pingback: Johnnie Elliott
  75. My spouse and I totally like your blog and find a lot of your articles to be precisely what I am interested in. Do you offer people to write material for you? I wouldn’t mind composing an article relating to luck patcher apk or on some of the things you write about on this site. Awesome information site!

  76. Pingback: Jamie Orso
  77. Hell᧐ there! This is kind of off topic but I need some help from an eѕtaЬlishedblog. Is it tough to set up your own blog? I’m notᴠery techincal but I can figure things out pretty quick.I’m thinking about making my own but I’m not sure where to begin. Do you һave any tiрs or suggeѕtions?Many thanks

  78. I like the helpful info you provide in your articles. I’ll bookmark your blog and check again here frequently. I am quite sure I’ll learn lots of new stuff right here! Best of luck for the next!

  79. naturally like your website however you have to take a look at
    the spelling on several of your posts. Many of them are rife with spelling problems and I in finding it very bothersome to inform the truth then again I will certainly come
    bacxk again.

  80. Pingback: Merle Blackledge
  81. A lot of thanks for all of the hard work on this web page. Ellie loves carrying out investigations and it’s really obvious why. A number of us know all relating to the powerful manner you give very useful information through the web site and strongly encourage contribution from the others on this idea while our child is actually learning a great deal. Enjoy the rest of the year. You’re the one carrying out a useful job.

  82. A lot of thanks for all of the hard work on this web page. Ellie loves carrying out investigations and it’s really obvious why. A number of us know all relating to the powerful manner you give very useful information through the web site and strongly encourage contribution from the others on this idea while our child is actually learning a great deal. Enjoy the rest of the year. You’re the one carrying out a useful job.

  83. Pingback: Angelia Percy
  84. Pingback: Timmy Mcgahen
  85. Pingback: Dwight Fladung
  86. Pingback: Lyle Revak
  87. Pingback: Elisha Grivna
  88. Hey! I just wanted to ask if you ever have any troublewith hackers? My last blog (wordpress) was hacked and I ended up losing several weeks of hard work due to no backup.Do you have any solutions to protect against hackers?

  89. Thanks for another informative website. Where else could I get that kind of information written in such an ideal way? I’ve a project that I am just now working on, and I’ve been on the look out for such info.

  90. Super! Cool informations over here. It is pretty worth enough for me. From my point of view, if all web owners and bloggers made good content as you did, the web will be much more helpful than ever before. I could not resist commenting. I have spent some hours searching for such tips. I’ll also share it with some friends interested in it. I’ve just bookmarked this website. Finished with the search done, I will enjoy some free live brunette cams. Thanks!! Greetings from Santa Maria!

  91. Thanks for another informative website. Where else could I get that kind of info written in such an ideal manner? I have a project that I’m simply now operating on, and I’ve been at the look out for such information.

  92. Hey would you mind stating which blog platform you’re using? I’m looking to start my own blog soon but I’m having a hard time making a decision between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal. The reason I ask is because your design seems different then most blogs and I’m looking for something unique. P.S Sorry for getting off-topic but I had to ask!|

  93. Good Info Buddy. It Helps a lot. Love to see you posts. Our Indian Escorts in Hyderabad are very discrete, honest and professional with client. Our Escort girls offer in call and outcall services in every major area in Hyderabad. Our most trusted Indian Escorts having great intelligence, humour and charm to seduce the clients. They’ll make surely your remain in Hyderabad will become ne’er -to-be-forgot. In become the escort agency Hyderabad-Love insures that everybody is covered discreet, professional and anonymous. Contact Miss Anjali @ http://www.missanjali.com

  94. Somebody essentially help to make seriously posts I would state. This is the very first time I frequented your website page and to this point? I surprised with the research you made to create this actual publish incredible. Wonderful process!|

  95. I loved as much as you will receive carried out right here. The sketch is attractive, your authored material stylish. nonetheless, you command get bought an impatience over that you wish be delivering the following. unwell unquestionably come more formerly again since exactly the same nearly very often inside case you shield this hike.|

  96. I together with my buddies happened to be digesting the best helpful tips from your web site and so quickly got a terrible suspicion I never thanked the website owner for those strategies. Those people ended up for this reason stimulated to see all of them and have now pretty much been taking advantage of those things. Thank you for turning out to be so thoughtful and then for settling on some excellent ideas most people are really desperate to be informed on. Our sincere regret for not expressing appreciation to you sooner.

  97. You made some decent points there. I regarded on the internet for the difficulty and found most individuals will associate with along with your website.

  98. Youre so cool! I dont suppose Ive read anything like this before. So nice to find any individual with some authentic ideas on this subject. realy thank you for beginning this up. this website is something that is wanted on the internet, someone with a little originality. useful job for bringing one thing new to the internet!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *